You are here: Home Bergerak Buruh Gaya Pantes Semestama Nekat Nginap 2 Hari di Gedung DPRD

Buruh Gaya Pantes Semestama Nekat Nginap 2 Hari di Gedung DPRD

E-mail Print PDF

BANDUNG(SINDO) – Ratusan buruh PT Gaya Pantes Semestama (GPS) akhirnya nekat menginap di Gedung DPRDKabupatenBandungsejak Rabu (11/3) hingga kemarin.
Aksi ini dilakukan antaran kedatangan mereka belum menghasilkanapapunsetelah gagal menggelar perundingan tripartit antara buruh,manajemen perusahaan,dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung. Mereka menuntut agar manajemen perusahaan mempekerjakan mereka kembali dengan status buruh tetap, tapi manajemen GPS menolaknya.

Menurut Koordinator Buruh Asep Salim Tamin dari Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI), sebanyak 140 buruh PT GPS yang awalnya berstatus buruh tetap dialihkan statusnya menjadi buruh kontrak pada Maret 2006. Saat pengalihan itu, para buruh hanya diberi uang kompensasi Rp500.000 per orang.

Belakangan, para buruh ternyata dibayar dengan upah tak layak.Mereka hanya diberiRp20.000–30.000 per hari,itu pun tanpa pembayaran upah lembur. ”Kami merasa diperlakukan tidak adil dan sudah mengadukan persoalan ini ke dinas tenaga kerja, tapi tidak juga menemukan titik temu.

Akhirnya pada 12 Januari 2009 lalu, kami menggelar mogok kerja,” kata Asep di sela-sela audiensi dengan DPRD Kabupaten Bandung. Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Dadang Rusdiana menyatakan, sikap PT GPS sangat tidak manusiawi.Komisi D akhirnya mengeluarkan rekomendasi agar PT GPS mempekerjakan kembali seluruh buruh dengan status tetap. (iwa ahmad sugriwa)

Last Updated ( Friday, 11 September 2009 08:42 )